-->

Bukan Perang Saudara, Italia Sekarang Tengah Perang Cookies Cokelat

Foto: IstimewaFoto: Istimewa

Jakarta - Cookies atau biskuit cokelat tengah menjadi materi perdebatan di Italia. Bahkan banyak orang yang menyebut bahwa Italia sekarang tengah perang cookies cokelat.

Disebut sebagai 'civil war' atau perang saudara, orang-orang di Italia tengah terbelah dua dengan opini berbeda. Bukan sebab persoalan politik atau hal lainnya, tapi sebab persoalan cookies dengan isian cokelat, dari dua merk masakan ternama di sana, yaitu Barilla dan Ferrero.

Baca Juga: Sisa Makanan Perang Dunia Ini, Dilelang dengan Harga Fantastis


Dilansir dari NY Times (25/12), Italia merupakan negara yang kaya akan tomat, aneka pasta segar, minyak zaitun, sampai diet khas Mediterania. Tapi selain itu, kudapan ringan menyerupai cookies, sudah menjadi masakan utama bagi belum dewasa di Italia.

Anak-anak biasanya menyantap cookies dikala sarapan, begitu juga dengan orangtua mereka. Seluruh lorong di supermarket akan dipenuhi dengan banyak sekali produk cookies untuk sarapan, yang biasanya disebut dengan nama merendine.
Bukan Perang Saudara, Italia Kini Tengah Perang Cookies CokelatFoto: Istimewa

Hampir setiap orang niscaya mengonsumsi cookies. Dari sekian banyak produk cookies yang ada di Italia, ada dua produk cookies yang bersaing, bahkan mengakibatkan perpecahan di antara penggemar kudapan bagus manis ini.

Di satu sisi ada produk cookies Pan di Stelle's, yaitu cookies cokelat yang diisi dengan selai hazelnut. Sementara saingannya ada Nutella Biscuits, cookies cokelat dengan selai hazelnut Nutella yang sudah mendunia.

Bagi orang-orang yang sudah mencoba kedua jenis cookies dengan isian selai hazelnut ini, berdasarkan mereka keduanya mempunyai rasa yang sama enaknya, dan sulit untuk memilih mana cookies yang lebih enak.

Perpecahan antara Pan di Stelle's dan Nutella Biscuits semakin panas, ketika politisi ternama Italia, Matteo Salvini mengunggah foto kudapan bagus yang terbuat dari cookies Pan di Stelle dengan selai cokelat dari Nuttella.
Bukan Perang Saudara, Italia Kini Tengah Perang Cookies CokelatFoto: Istimewa

"Ketika membicarakan perusahaan masakan menyerupai Barilla dan Ferrero, niscaya akan ada perang. Ini merupakan kompetisi antara perusahaan masakan besar di Italia," tutur Michele Boroni, selaku andal marketing di Milan.

Jika membicarakan sejarahnya, perusahaan Ferrero dikenal sebagai perusahaan masakan asal Italia yang mengubah industri masakan junk food di Italia pada tahun 1964. Ferrero yang membuat Nuttella, membuat selai cokelat ini sudah menjadi salah satu budaya masakan di Italia yang masuk ke dalam budaya populer.

Namun untuk persoalan pasar biskuit sarapan di Italia, yang merajai ialah produk dari Barilla. Barilla sendiri didirkan oleh Mulino Bianco, yang namanya sudah menjadi simbol kesempurnaan di Italia.

Pada tahun 1983, Barilla meluncurkan produk Pan di Stelle, yaitu cookies cokelat untuk sarapan, dengan motif bintang yang unik. Cookies ini terbilang sukses besar, sampai membuat Ferrero terus berinovasi semoga tidak tersaingi dengan Barilla.

Fererro berhasil menjual 5,9 juta kotak cookies, dalam waktu 4 ahad sehabis Nuttella Biscuits diluncurkan. Persaingan juga terus terjadi, ketika Pan di Stelle, memakai marketing promo yang menarik.
Bukan Perang Saudara, Italia Kini Tengah Perang Cookies CokelatFoto: Istimewa

Hingga dikala ini persaingan dan perang cuek antara Ferrero serta Barilla masih terjadi. Menurut banyak netizen, perang ini tidak akan ada yang memenangkannya sebab rasa dan kualitas cookies yang sama.

"Ini menyerupai mirip perang antara Pepsi dan Coca-Cola, hanya saja perang ini lebih manis," tutur netizen @WineRoland.

"Akhirnya akan seimbang. Tidak ada yang memenangkan pertarungan ini, menyerupai biasanya di Italia," tutur @LucaNameiswolf.

Baca Juga: Pengunjung Resto Bermesraan Dipukuli sampai Makanan Perang Dunia

Simak Video "Sentuhan Menggoda Pasta Tinta Cumi Khas Batam"
[Gambas:Video 20detik]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bukan Perang Saudara, Italia Sekarang Tengah Perang Cookies Cokelat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel